JANGAN IRI (HASAD)

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’: 32)

Perasaan tidak suka melihat orang lain mendapat nikmat dari Penciptanya memang selalu menjangkiti hati setiap insan. Iri, dengki, atau hasad merupakan nama yang tersemat pada penyakit hati tersebut. Penyakit ini akan kian parah ketika dibarengi dengan harapan hilangnya nikmat Allah dari orang lain. Read More…

SEDIKIT IBRAH DARI PERJALANAN HIDUP SYAIKH ALBANI

“Tidaklah saya mengatakan demikian karena fanatik terhadap guruku, tetapi saya belum pernah melihat seorang pun sepertinya” (Ucapan Imam al Hakim tentang gurunya Abu Ali An Naisaburi)

Muhammad bin Nashiruddin Al Albani, sebuah nama tersohor sekaligus “menggemparkan” dunia Islam pada abad ini. Siapa yang tak kenal?  Mulai dari para thalibul ilmi, terutama yang menggeluti ilmu hadits, sampai sekedar seorang mustami’, tentu pernah mendengar namanya. Ulama ahli hadits abad ini, pembela sunnah, Mujaddid, begitulah kata orang yang mengagumi dirinya. Muhaddits tanpa sanad, Muhaddits keluaran perpustakaan, wahabi tulen, begini kata orang yang benci padanya. Untuk melihat betapa fenomenalnya Syaikh ini, lihat saja banyaknya ulama sekarang yang menisbatkan diri sebagai muridnya. Betapa banyak buku yang telah ia karang, atau terbit terkait dengan dirinya, baik yang membela ataupun menghujatnya. Read More…

PERBANDINGAN ANTARA IFRS DENGAN PSAK

Konvergensi PSAK menuju IFRS merupakan salah satu isu dunia akuntansi yang paling hangat dan paling sering dibicarakan saat ini. Hampir seluruh ahli akuntansi dunia telah ijma’ (bersepakat) akan penggunaan standar internasional IFRS ini. Dan Indonesia pun tidak ketinggalan. Proses konvergensi kiblat PSAK yang tadinya kepada US GAAP menjadi kepada IFRS telah berlangsung sejak 2008, dan kelak akan diimplementasikan di tahun 2012. Read More…

KENAPA NEGARA MISKIN ITU MISKIN

Sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik, kenapa Negara miskin itu miskin? Mungkin secara langsung kita akan menjawab ya memang dasar dari dulu miskin, tidak punya sumber daya alam, sudah kutukan, bawaan bayi, kurangnya pendidikan bagi SDM , atau jawaban-jawaban ringkas lainnya. Kekurangan sumber daya alam mungkin bisa menjadi alasan, namun tidak bisa dipungkiri, kebanyakan Negara miskin justru merupakan Negara yang kaya akan barang tambang. Sebut saja Negara Nigeria, kita tahu Negara itu kaya akan minyak. Namun, lihat saja apa yang terjadi disana.  Atau sebut saja singapura, apa yang mau diharapkan dari Negara yang sangat kecil itu? Namun, lihat saja bagaimana kayanya mereka. Read More…

PEMBEBASAN DARI PEMOTONGAN DAN PEMUNGUTAN PAJAK (PER -1/PJ/2011)

Pemotongan atau pemungutan pajak terkadang menjadi momok bagi sebagian Wajib Pajak, terutama Wajib Pajak yang usahanya baru berdiri, belum berproduksi, atau masih dalam keadaan merugi. Adanya pemotongan dan pemungutan oleh pihak lain apalagi dengan jumlah yang signifikan, tentu akan mempengaruhi arus kas si Wajib Pajak. Lha wong baru berdiri, belum ngapa-ngapain.. Eeee… kok udah pungut sana, potong sini. Belum lagi ketika menghitung SPT Tahunan nantinya. Kemungkinan besar SPT Tahunan akan menjadi SPT Lebih Bayar karena Pajak yang telah dipungut atau dipotong pihak lain lebih besar daripada pajak yang seharusnya terutang. Dan tentu kita tau, “efek samping” dari SPT Lebih Bayar adalah Pemeriksaan Pajak yang akan dilakukan oleh pihak DJP. Pemeriksaan tentu sedikit banyak akan melelahkan. Berbagai dokumen akan dipinjam, ada wawancara, belum lagi koreksi koreksi yang akan dilakukan fiskus jika ada, bisa jadi Pajak Lebih Bayar yang diharapkan bisa direstitusi, malah jadi Kurang  Bayar plus denda pula. Usaha baru berdiri, tapi nasib sudah begini. Lengkap sudah penderitaan. Read More…